Penyakit Miom (Uteri Fibroid)

Penyakit Miom (Uteri Fibroid)Penyakit miom merupakan salah satu gangguan kesehatan pada organ reproduksi wanita. Penyakit miom sering dikenal juga dengan mioma atau nama medisnya ialah Uteri Fibroid. Penyakit miom termasuk juga kategori tumor yang tumbuh pada rahim namun bukan kanker yang ganas. Penyakit miom ini tumbuh pada sekitar uterus yang asal mulanya dari bagian otot rahim. Otot rahim yang tumbuh tidak normal akan menjadi miom atau tumor jinak.

Kondisi seperti ini bisa terjadi oleh pada setiap wanita, bahkan hampir semua wanita pernah mengalaminya namun karena tidak diketahui dan tidak dirasakan sehingga penyakit miom terdeteksi. Sebab penyakit miom yang ringan tidak akan menimbulkan gejala apa pun, tetapi ada juga yang menunjukan gejala dan biasanya dikarenakan penyakit miom cukup serius. Tingkat keparahan miom di dalam rahim di lihat dari ukurannya, sebab ada ukuran miom yang kecil dan juga ada yang ukurannya besar. maka dari itu ada yang merasakan penyakit miom ada pun yang tidak.

Penyebab Penyakit Miom (Uteri Fibroid)

Penyebab penyakit miom (Uteri Fibroid) yang paling utamanya belum diketahui secara pasti sampai pada saat ini, tetapi ada faktor pemicu penyakit miom juga. faktor miom yang paling sering ialah hormon estrogen. Hormon estrogen yang meningkat bisa memicu tumbuhnya miom pada rahim, oleh karena itu rentan usia 16 sampai dengan usia 50 tahun ada muncul miom pada rahim. Tetapi setelah masa menopause yang dimana hormon dalam tubuh wanita mulai menurun, maka ukuran miom mulai menurun atau mengecil secara perlahan lahan.

Hormon meningkat juga pada seseorang yang memiliki bobot tubuh berlebihan atau mengalami obesitas. Karena banyak makan dan berat badan semakin bertambah maka miom juga bisa tumbuh pada rahim. Oleh sebab itu seseorang yang gemuk memiliki potensi yang besar untuk menderita penyakit miom (Uteri Fibroid). Tidak hanya masalah hormon, masalah asupan makanan pun juga bisa mempengaruhi pertumbuhan miom di dalam rahim. Apabila lebih sering mengkonsumsi makan makanan yang mengandung daging merah dan lebih sedikit mengkonsumsi buah dan juga sayuran, maka risiko untuk menderita penyakit miom (Uteri Fibroid) lebih besar juga.

Ada pun faktor yang meningkatkan pertumbuhan miom di dalam rahim lainnya, seperti karena memiliki faktor genetik, dari ibu atau saudara kandung yang juga memiliki miom. Bisa juga dikarenakan oleh menstruasi pada usia yang terlalu dini, dan juga untuk wanita yang memiliki kebisaan mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol.

Jenis Penyakit Miom (Uteri Fibroid)

ada jenis penyakit miom (Uteri Fibroid) yang perlu diketahui juga, seperti dibawah ini jenisnya :

Penyakit Miom dan Penyebabnya

Penyakit Miom

  • Fibroid intramural. Miom jenis ini tumbuh di antara jaringan otot rahim. Lokasi ini merupakan tempat yang paling umum terbentuknya miom.
  • Fibroid subserous. Miom yang tumbuh di bagian luar dinding rahim, ke rongga panggul. Jenis ini bisa tumbuh menjadi sangat besar.
  • Fibroid submucous. Miom ini tumbuh di lapisan otot bagian dalam dari dinding rahim. Jika sampai tumbuh, miom ini bisa menyebabkan pendarahan parah saat menstruasi dan komplikasi serius lainnya.
  • Fibroid pedunculated. Miom jenis ini tumbuh di batang kecil di dalam atau di luar rahim.

Gejala Penyakit Miom

Penyakit miom (Uteri Fibroid) biasanya tidak menunjukan gejala sehingga banyak yang tidak mengetahui keberadaannya, meskipun begitu ada juga gejala penyakit miom (Uteri Fibroid)  yang akan muncul, seperti dibawah ini :

  • Masa menstruasi menyakitkan atau berlebih. Jadi apabila sering merasakan sakit luar biasa ketika sebelum atau pada saat menstruasi sebaiknya cek rahim.
  • Rasa sakit atau nyeri pada bagian perut atau punggung bawah.
  • Rasa tidak nyaman, bahkan sakit, saat berhubungan seksual.
  • Sering buang air kecil. umumnya buang air kecil 4 kali atau 8 kali dalam satu hari, tetapi jika terlalu sering tanpa alasan yang jelas, sebaiknya cek kesehatan tubuh juga.
  • Mengalami konstipasi. Jika sering susah buang air besar pun perlu waspada sebab kemungkinan mengalami masalah pada rahim atau pun dikarenakan masalah pada organ pencernaan.
  • Keguguran, mengalami kemandulan, atau bermasalah pada masa kehamilan (sangat jarang terjadi).

Pengobatan Penyakit Miom (Uteri Fibroid)

Hampir setiap wanita memiliki miom pada rahimnya, namun kondisi tersebut berangsur membaik pada saat setelah melahirkan, karena itu semakin sering melahirkan dan banyak anak maka risiko penyakit miom (Uteri Fibroid) semakin kecil. apabila sudah terjadi maka bisa melakukan pengobatan penyakit miom. Pengobatan penyakit miom bisa dengan menggunakan alat kb dengan jenis pil. Pil kb akan membantu mengurangi rasa sakit akibat penyakit miom dan juga bisa meringankan pendarahan yang berlebihan.

Ada pengobatan penyakit miom (Uteri Fibroid) yang lebih cepat juga yaitu dengan melakukan operasi. Operasi penyakit miom untuk mengangkat tumor jinak tersebut. Apabila masih khawatir masih ada obat alami juga yang bisa digunakan untuk mengatasi miom yaitu dengan menggunakan ekstrak teripang cair yang sering digunakan untuk pengobatan herbal jenis penyakit lainnya. untuk itu minum obat miom secara teratur sehingga akan selalu kembali sehat. (By:RM)

Penyakit Miom (Mioma)

———————————————————————–

CARA PEMESANAN JELI GAMAT LUXOR

Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor Serta Membantu Proses Penyembuhan Bagi Penyakit Kronis Lainnya

1 Botol Jeli Gamat Luxor Isi 350 ml = Rp.265.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan Obat Kista Miom Jeli Gamat Luxor, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Miom and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.