Pengobatan Miom

Miom yang masih kecil jarang menimbulkan gangguan. Biasanya, keluhan baru muncul ketika miom sudah tumbuh besar. Apalagi jika miom tersebut mendesak organ lain dalam tubuh. Misalnya jika besarnya miom menekan kandung kemih maka akan merasakan sakit ketika buang air kecil. Jika pertumbuhan miom menekan pembuluh darah dalam rongga panggul maka bisa menimbulkan pembesaran pembuluh darah vena serta rasa nyeri di rongga panggul. Adanya miom dalam tubuh seringkali membuat penderita mengalami gangguan haid, seperti haid datang tidak teratur, pendarahan yang terjadi di luar siklus haid, atau timbul rasa sakit yang luar biasa di saat haid.

Selain itu, dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Miom menyebabkan gangguan sirkulasi darah yang menuju organ-organ reproduksi di rongga panggul. Akibatnya proses pematangan sel telur pun bisa terganggu. Miom juga seringkali menyebabkan perubahan bentuk rahim sehingga terjadi penyumbatan pada pangkal saluran telur. Kondisi ini mengakibatkan sel telur yang sudah matang menjadi sulit untuk bertemu dengan sperma.

Jika proses pembuahan bisa terjadi, seringkali perubahan bentuk rahim mengakibatkan menempelnya hasil pembuahan serta pertumbuhan janin dalam rahim menjadi tidak sempurna dan akhirnya gagal. Selain itu, miom sebagai “benda asing” dalam rahim menyebabkan suasana rahim tidak kondusif sehingga sperma maupun embrio (jika berhasil dibuahi) tida bertahan “hidup”. Jika pada saat hamil terdapat miom dalam rahim, dapat mengganggu pertmbuhan janin, menimbulkan kelainan letak janin, atau menghambat turunnya kepala janin saat melahirkan.

Sampai saat ini, belum diketahui penyebab timbulnya miom sehingga pencegahan sulit dilakukan. Gaya hidup yang sehat, seperti makan makanan yang bergizi dan segar, mengurangi makanan berlemak, instan, dan kemasan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan umum dan reproduksi secara teratur, diharapkan dapat meminimalkan resiko terjadinya miom.

Selain mengidentifikasi gejala yang dialami, dokter akan mendiagnosis melalui pemeriksaan kandungan dan USG untuk memastikannya dan memantau seberapa besar pertumbuhan miomnya. Jika ternyata terdeteksi adanya miom, berikut ini beberapa penanganan yang bisa dilakukan :

– Tanpa Pengobatan

Pertumbuhan miom yang masih kecil dan tidak menimbulkan gangguan, tidak diperlukan pengobatan apapun. Apalagi jika terjadi pada wanita yang mendekati usia menopause (lebih dari 45 tahun). Pada wanita yang memasuki masa menopause, jumlah kadar estrogen dalam tubuhnya mulai berkurang. Sejalan dengan berkurangnya kadar estrogen, biasanya miom dengan sendirinya akan mengecil, tetapi penderita diminta untuk terus berkonsultasi dengan dokter untuk memantau kondisi miomnya, minimal 6 bulan sekali.

– Obat-Obatan

Pada wanita usia subur, selama miom masih relatif kecil dan tidak mengganggu, berikan terapi obat-obatan.

– Operasi

Jika miom mulai terasa mengganggu, bahkan sampai menghambat terjadinya kehamilan, perlu dilakukan operasi pengangkatan miom (miomektomi). Pada tindakan ini, dokter akan melepas miom dari dinding rahim dan memutus pembuluh-pembuluh darah yang mensuplai darah ke miom, sedangkan rahim tetap dipertahankan. Namun, jika miom terlanjur besar dan mengganggu, bahkan sampai merusak fungsi rahim serta organ-organ di dekatnya, perlu dilakukan operasi pengangkatan seluruh rahim (histerektomi).

———————————————————————–

CARA PEMESANAN JELI GAMAT LUXOR

Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor Serta Membantu Proses Penyembuhan Bagi Penyakit Kronis Lainnya

1 Botol Jeli Gamat Luxor Isi 350 ml = Rp.265.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan Obat Kista Miom Jeli Gamat Luxor, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Miom and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.